Ramuan ‘Obat’ Herbal untuk Isolasi Mandiri Covid-19

Jika hasil tes antigen atau PCR positif Covid-19 maka Isolasi mandiri perlu dilakukan, ini ditujukan ke mereka yang tanpa gejala dan yang bergejala ringan.

Meski demikian, meminum sejumlah obat adalah keharusan untuk terapi penyembuhan Covid-19. Selain obat-obat modern, saat ini, ada beberapa ‘obat’ herbal yang direkomendasikan untuk pengobatan Covid-19.

Berikut sejumlah beberapa di antaranya, menurut Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia, dr Inggrid Tania.

1. Madu
Herbal lain yang bisa dikonsumsi pasien Covid-19 saat isolasi mandiri adalah madu. Madu bisa membantu mengatasi batuk yang umum dialami pasien corona bergejala ringan.

Madu bisa meningkatkan sistem kekebalan inang. Bahkan memperbaiki kondisi komorbiditas dan bersifat antivirus.

2. Air Hangat dan Garam

Herbal untuk isolasi mandiri Covid-19 yang mudah dijumpai di rumah adalah ramuan air hangat dan garam. Ramuan ini bisa digunakan untuk berkumur pada pasien Corona isolasi mandiri.

Air hangat dan garam memiliki sifat antiseptik dan membantu meredakan nyeri, misalnya pada tenggorokan.

3. Qusthul Hindi

Qusthul Hindi atau Saussurea Costus, adalah herbal yang kerap dijumpai dalam bentuk bubuk. Ia ini diyakini bisa memberikan efek antiinflamasi, antimikroba, dan analgesik atau pereda nyeri yang kuat bagi pasien.

Herbal ini mengandung senyawa yang dapat mengurangi rasa sakit dan peradangan. Ia juga memiliki sifat yang sama dengan obat antiinflamasi non steroid seperti ibuprofen.

Hanya saja Qusthul Hindi dipakai untuk pengobatan terapi, bukan pencegahan Covid-19. Qusthul Hindi bisa dikonsumsi tiga kali sehari untuk mengurangi gejala demam, batuk, dan sakit tenggorokan.

Resepnya, 1/2-1 sendok teh Qusthul Hindi dilarutkan ke dalam segelas air. Aduk dan biarkan sampai mengendap. Kemudian, pasien meminum bagian atasnya, bukan endapannya.

Rasa Qusthul Hindi bisa sangat pahit. Jika tak bisa menahan rasa pahit, madu bisa ditambahkan ke dalam larutan.

BPOM telah melakukan pengujian untuk melihat potensi herbal dan jamu sebagai terapi komplementer atau melengkapi pengobatan standar Covid-19. Herbal yang selesai diuji disebut cukup aman dan memiliki hasil yang bermanfaat.

Namun perlu dicatat bahwa obat herbal Corona untuk isolasi mandiri ini bukan untuk mengobati virus corona. Tetapi meningkatkan daya tahan tubuh sehingga mampu melawan infeksi yang terjadi.