Rincian Singkat Buah Manggis

bibitunggul.co.id – Manggis adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Semenanjung Malaya dan menyebar ke Kepulauan Nusantara. Tumbuh hingga mencapai 7 sampai 25 meter. Buahnya juga disebut manggis, berwarna merah keunguan ketika matang, meskipun ada pula varian yang kulitnya berwarna merah. Buah manggis dalam perdagangan dikenal sebagai “ratu buah”, sebagai pasangan durian, si “raja buah”. Buah ini mengandung mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Sehingga di luar negeri buah manggis dikenal sebagai buah yang memiliki kadar antioksidan tertinggi di dunia.Manggis mirip dengan kokam, asam kandis dan asam gelugur.

  • Sifat Botani

Manggis merupakan pohon hutan. Sosoknya tidak terlalu tinggi, sekitar 20 m. Tanaman tumbuh lambat, biasanya daun muda muncul 1—2 kali setahun. Hal ini karena akar sampingnya hanya sedikit.

  • Daun dan cabang

Mahkota daun (kanopi) tampak indah menyerupai setengah kerucut. Daunnya lebar dan tebal. Batang dan cabang banyak, tumbuh condong mendatar, tetapi umumnya tidak rata dan banyak benjolan.

  • Bunga

Bunga berukuran besar. Kelopak tebal terdiri dari empat helai dan berwarna hijau. Putik pendek. Bakal buah bulat besar dan berwarna hijau. Kepala putik bercabang 4—8 yang tetap melekat pada ujung buah.

  • Buah

Buah yang telah matang berwarna merah kecokelatan dengan bekas kepala putik berwarna merah kehitaman. Semua bagian tanaman yang masih muda bergetah kekuningan.Buah mempunyai 4—8 segmen sama dengan banyaknya cabang kepala putik. Namun, yang menjadi biji adalah berukuran besar, umumnya hanya 1—3 buah. Biji terbentuk tanpa melalui penyerbukan (apomiksis) karena tidak memiliki polen (tepung sari), kelamin rudimenter.Setiap biji dibalut dengan daging buah yang merupakan arilod (jaringan selaput biji) berwarna putih bersih dan rasanya segar. Setiap biji yang besar mempunyai ruas. Tiap ruas berpotensi untuk tumbuh (poliembrioni vegetatif ) akar tunggang dan daun.

Biji apomiksis terjadi dari tiga macam sel, yaitu sebagai berikut.

1) Sel telur haploid yang melipatkan diri menjadi diploid. Selain itu, sel telur yang sudah diploid karena induknya tetraploid atau sel telur diploid yang melipatkan diri menjadi tetraploid.

2) Sel polar (sel fusi) yang diploid atau tetraploid, tergantung induknya.

3) Sel integumen yang membungkus biji (nucellus) yang bersifat diploid atau tetraploid, tergantung induknya. Telah dikatakan bahwa induknya, yakni manggis komersial yang ada sekarang adalah allotetraploid, tetapi kemungkinan diploid.

  • Akar

Tanaman manggis mempunyai akar tunggang dan akar samping yang jumlahnya sedikit, tetapi dalam.

  • Kegunaan

Kayu pohon manggis tidak bisa digunakan sebagai bangunan. Namun, kulit kayunya dapat digunakan untuk ramuan obat tradisional penyakit perut. Kulit buah mengandung zat kimia yang bersifat antibiotik (xanthonin) dan dapat pula digunakan sebagai bahan membuat cat antikarat (cat berwarna hitam yang tahan cuci). Tumbukan kulit buah manggis bila dioleskan pada tangkai manggar (seludang) yang akan disadap dapat merangsang keluarnya cairan nira lebih banyak pada penyadapan kelapa. Daging buah merupakan buah meja yang lezat dan segar.